Kami merancang, membangun, dan merawat teknologi institusi pendidikan — dari LMS dan sistem akademik sampai jaringan, pelatihan, dan pendampingan operatornya.
Sekolah sering berhadapan dengan vendor berbeda untuk jaringan, perangkat, dan aplikasi — lalu saling lempar saat ada masalah. Kami menutup keenamnya.
Platform belajar daring yang menyatu dengan penilaian sekolah — bukan aplikasi terpisah yang nilainya harus disalin ulang ke rapor.
LMS berjalan, guru mampu memakainya mandiri, nilai mengalir ke rapor tanpa entri ganda.
Digitalisasi proses harian sekolah — kami mulai dari audit kebutuhan, bukan dari menjual produk.
Sistem berjalan dengan data lama sudah pindah, operator terlatih, laporan bisa dicetak.
Sistem sebagus apa pun akan gagal di sekolah dengan jaringan yang tidak sehat. Kami tangani lapisan fisiknya juga.
Denah jaringan, perangkat terpasang dan teruji, panduan perawatan dasar.
Bagian yang paling menentukan apakah sebuah sistem benar-benar dipakai atau ditinggalkan setelah sebulan.
Staf mampu bekerja mandiri, disertai modul panduan yang bisa dipakai ulang.
Bagian yang paling sering hilang setelah proyek selesai — padahal di sinilah sekolah paling butuh ditemani.
Sistem tetap hidup, dengan laporan pemeliharaan berkala.
Bila kebutuhan institusi tidak bisa dipaksakan ke produk jadi, kami bangunkan yang sesuai alur kerjanya.
Aplikasi terpasang beserta dokumentasi dan serah terima kode.
Platform belajar daring yang menyatu dengan penilaian sekolah — bukan aplikasi terpisah yang nilainya harus disalin ulang ke rapor.
LMS berjalan, guru mampu memakainya mandiri, nilai mengalir ke rapor tanpa entri ganda.
Digitalisasi proses harian sekolah — kami mulai dari audit kebutuhan, bukan dari menjual produk.
Sistem berjalan dengan data lama sudah pindah, operator terlatih, laporan bisa dicetak.
Sistem sebagus apa pun akan gagal di sekolah dengan jaringan yang tidak sehat. Kami tangani lapisan fisiknya juga.
Denah jaringan, perangkat terpasang dan teruji, panduan perawatan dasar.
Bagian yang paling menentukan apakah sebuah sistem benar-benar dipakai atau ditinggalkan setelah sebulan.
Staf mampu bekerja mandiri, disertai modul panduan yang bisa dipakai ulang.
Bagian yang paling sering hilang setelah proyek selesai — padahal di sinilah sekolah paling butuh ditemani.
Sistem tetap hidup, dengan laporan pemeliharaan berkala.
Bila kebutuhan institusi tidak bisa dipaksakan ke produk jadi, kami bangunkan yang sesuai alur kerjanya.
Aplikasi terpasang beserta dokumentasi dan serah terima kode.
Masalah paling umum dengan LMS di sekolah bukan fiturnya — tapi karena ia berdiri sendiri. Guru mengajar di satu aplikasi, lalu menyalin nilainya lagi ke sistem rapor. Pekerjaan jadi dobel, dan akhirnya ditinggalkan.
LMS yang kami terapkan tersambung langsung ke penilaian dan rapor Kurikulum Merdeka — nilai kuis mengalir ke daftar nilai tanpa entri ulang.
Materi terstruktur per mata pelajaran, tugas, dan pengumpulan daring.
Susun soal sekali, pakai berulang. Acak soal dan pilihan jawaban.
Deteksi pindah tab, keluar layar penuh, dan percobaan menyalin teks.
Hasil kuis masuk ke daftar nilai dan capaian pembelajaran, tanpa entri ganda.
Nilai otomatis masuk ke daftar nilai & rapor.
Setiap tahap punya keluaran yang jelas. Anda boleh berhenti di tahap mana pun bila hasilnya dirasa belum sesuai.
Kami datang, melihat kondisi jaringan, perangkat, dan alur kerja yang berjalan sekarang. Keluaran: temuan & prioritas.
Blueprint solusi lengkap dengan estimasi biaya dan tahapan yang bisa disesuaikan anggaran. Keluaran: proposal.
Instalasi perangkat, penyiapan sistem, migrasi data, dan pelatihan operator sampai bisa dipakai. Keluaran: sistem berjalan.
Dukungan teknis, pemeliharaan berkala, dan pelatihan ulang saat ada pergantian staf. Keluaran: sistem tetap hidup.
Sekolah bukan kantor. Alur kerjanya, anggarannya, dan penggunanya berbeda — dan itu menentukan solusi yang cocok.
Tahun ajaran, kenaikan kelas, rapor, wali kelas, operator yang berganti — hal-hal yang tidak ada di proyek IT korporat, tapi menentukan di sekolah.
SIQOLA.ID kami bangun dan rawat sendiri. Anda bisa melihat langsung standar kerja kami, bukan hanya membaca portofolio.
Kurikulum Merdeka, kebutuhan pelaporan, dan integrasi data — dirancang mengikuti aturan yang berlaku, bukan menyesuaikan belakangan.
Sekolah jarang bisa belanja sekaligus. Rancangan kami dipecah bertahap agar bisa mengikuti siklus anggaran.
Target kami adalah operator sekolah yang tidak perlu menelepon kami untuk hal rutin — bukan ketergantungan.
Berbasis di Takalar, Sulawesi Selatan. Untuk urusan perangkat fisik, kehadiran langsung tidak tergantikan.
Kebutuhan tiap jenjang berbeda — madrasah, sekolah kejuruan, dan pesantren punya alur kerja yang tidak sama. Rancangan kami menyesuaikan.
Institusi Anda tidak ada di daftar? Selama kebutuhannya pendidikan, silakan tanyakan.
SIQOLA.ID adalah sistem manajemen sekolah yang kami rancang, bangun, dan rawat sendiri — absensi terintegrasi, LMS, penilaian, rapor Kurikulum Merdeka, notifikasi orang tua, sampai kartu pelajar ber-QR.
Bagi klien konsultasi, ini bukan kewajiban. Kalau institusi Anda sudah memakai sistem lain, kami tetap bisa membantu membenahi, mengintegrasikan, atau merawatnya.
Beroperasi
Instalasi, pelatihan, dan pendampingan di lapangan.
Tidak semua institusi butuh proyek besar. Kadang cukup satu sesi asesmen untuk tahu langkah berikutnya.
Untuk yang belum tahu harus mulai dari mana.
Untuk yang sudah tahu kebutuhannya dan ingin dieksekusi.
Untuk yang sistemnya sudah jalan dan ingin tetap terawat.
Biaya menyesuaikan lingkup, jumlah titik, dan kondisi lapangan — kami sampaikan estimasinya setelah asesmen, bukan sebelum melihat kondisi sebenarnya.
Tidak. SIQOLA.ID adalah produk kami, tapi layanan konsultasi berdiri sendiri. Kalau institusi Anda sudah memakai sistem lain, kami tetap bisa membantu membenahi, mengintegrasikan, atau merawatnya. Rekomendasi kami keluar setelah asesmen — dan kalau sistem Anda sekarang sudah memadai, kami akan bilang begitu.
Bisa. Ada dua jalur: LMS dipasang menyatu dengan sistem penilaian kami, atau berdiri sebagai modul yang diintegrasikan ke sistem rapor yang sudah Anda pakai. Jalur kedua perlu pengecekan teknis dulu — kami lihat apakah sistem lama Anda menyediakan jalur integrasi.
Justru itu alasan asesmen dilakukan lebih dulu. Rancangan kami dipecah bertahap sesuai prioritas dan siklus anggaran, sehingga sekolah bisa mulai dari yang paling mendesak dan melanjutkan di tahun anggaran berikutnya.
Basis kami di Takalar, Sulawesi Selatan, dan pekerjaan yang melibatkan perangkat fisik paling optimal di wilayah ini dan sekitarnya. Untuk pekerjaan berbasis sistem, LMS, dan pendampingan jarak jauh, kami bisa melayani dari luar wilayah — silakan diskusikan dulu kebutuhannya.
Data tetap milik institusi Anda. Kami menyampaikan di awal di mana data disimpan, siapa yang punya akses, dan bagaimana cara mengekspornya bila suatu saat Anda pindah sistem. Tidak ada penguncian data.
Ada, dan itu bagian yang kami anggap paling menentukan. Target kami adalah operator sekolah yang mandiri untuk pekerjaan rutin. Untuk klien dengan kontrak dukungan, pelatihan ulang tersedia saat ada pergantian staf.
Setiap proyek implementasi disertai masa garansi. Setelah itu, Anda bisa melanjutkan dengan kontrak dukungan berkala atau memanggil kami per kejadian — keduanya tersedia.
Ceritakan kondisi institusi Anda sekarang. Kalau ternyata belum perlu apa-apa, kami akan bilang begitu — konsultasi awal tidak dipungut biaya.